Selamat Datang di 9IKANPOKER. Main Poker Yuk.. hanya 25 ribu loh.. Silahkan kunjungi website kami di www.9ikanpoker.com

9ikanpoker - Agen Poker Tercepat & Terpercaya No Robot 100%

Jumat, 19 Desember 2014

Buffon Beberkan Alasan Menjadi Kiper Daripada Striker



Buffon Beberkan Alasan Menjadi Kiper Daripada Striker

9IKANews - 19/Desember/2014. Berita Bola, Liga Italia.

Kapten klub kesebelasan Juventus maupun tim nasional Italia, Gianluigi Buffon memberikan fakta menarik mengenai perjalanannya di awal karir.

Ia mengaku dirinya sempat menjadi striker ketika ia masih junior. Namun, setelah menjadi striker, ia bosan dan ingin mencoba hal baru menjadi penjaga gawang sampai saat ini.

Buffon Beberkan Alasan Menjadi Kiper Daripada Striker

Sebelumnya, Gianluigi Buffon ingin menjadi kiper karena ia terinsipirasi oleh aksi kiper asal Kamerun, Thomas N'Kono. Berikut komentarnya:

"Sejak kecil, saya berharap bisa menjadi kiper seperti dia ketika ia berhadapan dengan tim nasional Argentina. Ia benar-benar mengagumkan menjadi penjaga gawang."

Berikut foto Gianluigi Buffon mendapatkan baju oleh Thomas N'Kono, sebagai berikut:
Buffon Beberkan Alasan Menjadi Kiper Daripada Striker
Sebelumnya, ketika masih junior, Gianluigi Buffon akhirnya serius menekuni olahraga . sepakbola ini. Setiap berlatih dan bermain, posisi penyerang itulah yang menjadi pilihannya. Berikut komentarnya:

"Saya dulu seorang striker sampai umur 13 tahun. Saya mengidolakan pemain seperti Mattheus Oliveira, Ruud Gullit, Marco Van Basten, Roberto Baggio, dan Salvatore Schillaci."
"Hingga suatu hari, tidak disengaja, saya diminta untuk menjadi penjaga gawang dan saya beruntung bisa bermain dengan baik."

Berkat posisi baru ini, tim pemandu bakat dari Parma, langsung tertarik dengan bakatnya dan ia pun sukses direkrut oleh klub kesebelasan Parma yang dihuni oleh Hernan Crespo dan kawan-kawan.

Buffon Beberkan Alasan Menjadi Kiper Daripada Striker

Ketika ia menjadi kiper klub kesebelasan Parma, ia mengingat kembali kenangan dirinya bersama Parma saat menjalani debutnya di Seri A. Di sana, ia berhasil menjalani debut dengan sempurna dan membantu Parma menahan imbang klub kesebelasan AC Milan dengan tanpa gol.

Sesudah di Parma menimba ilmu selama 6 tahun, ia kemudian berlabuh ke Juventus. Disana, ia mendapat bayaran tertinggi di Juventus dengan harga 32.6 juta poundsterling dan menjadi kiper dengan bayaran tertinggi di Seri A pada waktu itu.

Di Juventus, ia menjadi kiper yang sangat matang dan semakin pengalaman. Pada musim perdananya, ia tampil 45 kali membela Juventus dan ia berhasil mendapatkan gelar scudetto untuk pertama kalinya.

Buffon Beberkan Alasan Menjadi Kiper Daripada Striker

Sesudah kenang-kenangannya bersama klub-klub hebat, ia membeberkan alasan pribadinya menjadi kiper, sebagai berikut:

'Saya punya sifat yang selalu ingin tampil berbeda dari orang yang lainya. Dalam hal ini, saya senang menjadi kiper selama ini dan saya anggap kiper adalah pilihan saya yang sempurna."

"Sebagai kiper, kami mempunyai kostum yang berbeda dan menjadi pemain yang boleh menggunakan tangan. Hal itu berbeda sekali dengan posisi lain."

Sampai saat ini, Gianluigi Buffon masih prima menjadi kiper Juventus dan menjadi orang no.1 tembok pertahanan Juventus.



-red(hd)
Sportbook Betting Online

Kode Smiley Untuk Komentar


:a   :b   :c   :d   :e   :f   :g   :h   :i   :j   :k   :l   :m   :n   :o   :p   :q   :r   :s   :t  
Posting Komentar